Monday, July 7, 2014

KDS 01 : Ratu Jowka



Pada zaman dahulu kala kerajaan Jepang diperintah oleh seorang ratu bernama Ratu Jowka. Tapi pemerintahan Ratu Jowka sedang goyah karena pemberontakan yang dilakukan oleh Ti-Lu, seorang bangsawan, samurai, ahli strategi dan penyihir. Banyak pengkhianat yang menyeberang ke sisi Ti-Lu hingga akhirnya Ti-Lu berhasil mengepung ibu kota kerajaan.

Saat sedang sedih memikirkan nasib kerajaannya, seorang ksatria tua tiba-tiba muncul dihadapan sang Ratu. Sikapnya berwibawa dan mengenakan pakaian perang yang berkilau megah.

Kumpulan Dongeng Sedunia



Kumpulan Dongeng Sedunia merupakan salah satu buku yang paling bermakna dalam hidup saya. Bukan hanya karena buku ini hadiah kenaikan kelas dari kedua orangtua saya, tetapi juga karena buku ini membuka pikiran saya bahwa dongeng-dongeng di dunia ini bukan hanya ciptaan Grimms atau Anderson saja.

Dilengkapi dengan ilustrasi yang memikat buku ini membuat imaginasi saya terbang bebas. Saya ditarik dari satu daerah ke daerah lain. Mulai dari jazirah Arab, Jepang di timur jauh, Rusia yang dingin, Yunani dengan dewa-dewinya yang hobi mengutuk, hingga ke negeri antah berantah.


Sewaktu SMP saya meminjamkan buku ini kepada seorang teman. Lalu ada teman lain yang melihatnya dan ingin meminjam juga. Dalam waktu singkat buku ini sudah beredar diantara teman-teman saya. Senang sih sudah mengenalkan mereka kepada buku bagus ini, tapi akibat buruknya juga ada. Tidak semua mengerti bagaimana cara menjaga buku dengan baik.

Ketika buku ini kembali ke tangan saya, beberapa halaman sudah hilang, beberapa halaman diberi selotip memanjang karena robek. Saya meminjamkan buku ini dengan kondisi yang sangat baik dan kembali dalam kondisi kumal dan menyedihkan. Sungguh, saya sangat sakit hati waktu itu. Rasanya pengen nangis karena hadiah dari orangtua saya diperlakukan dengan semena-mena seperti itu. Sesudah itu saya menolak meminjamkan buku apapun kepada teman-teman saya.

Sudah lebih dari 20 tahun buku ini bersama saya. Sudah tidak cantik lagi. Penuh bercak-bercak kuning dengan pinggiran yang sudah mengembang (terutama bagian bawah karena seringnya dibolak-balik). Tapi kalau diharuskan memilih antara buku ini dengan buku baru lainnya, saya akan tetap memilih buku ini.

Beberapa tahun yang lalu saya sempat membeli cetakan terbarunya. Tapi entah kenapa, ada rasa yang kurang dari buku tersebut. Tidak ada jejak tulisan papa saya, atau bintang-bintang yang sempat saya spidoli dan kemudian disesali. Tidak ada ‘saya’ dibuku itu.



 Setiap lembar buku ini bukan hanya menceritakan sebuah kisah dongeng, tapi juga menceritakan mimpi masa kanak-kanak saya, yang sebagian terwujud dan sebagian lain lenyap tak berbekas. Masa ketika saya masih bisa bermimpi dengan polos tanpa menyadari bahwa kadang hidup melibas kita begitu saja.

Jadiiiiii... sebagai bentuk rasa sayang saya kepada buku ini, saya berniat (berniat, lho!) untuk mereview dongeng-dongeng yang ada didalamnya. Hmmm... mungkin ga bisa dibilang mereview juga sih, lebih kepada menceritakan kembali dongeng-dongeng tersebut.

Kalau dilihat dari sifat saya bakal butuh kerja keras untuk menepatinya. Hehehehe...

Sampai jumpa di dongeng pertama :)





Wednesday, July 2, 2014

Career First : Melangkah Pasti ke Dunia Kerja - Maya Arvini



Judul               : Career First : Melangkah Pasti ke Dunia Kerja
Penulis            : Maya Arvini
Penerbit          : GagasMedia
Tahun              : 2014
ISBN               : 978-979-780-723-8
Halaman         : 202


Sinopsis :

There is no shortcut to success.
Karir gemilang bisa dicapai jika kita berhasil melampaui berbagai tantangan sejak di tangga pertama. Sayangnya, banyak di antara kita yang baru memulai karir pertama, tidak punya petunjuk atau kisi-kisi tentang dunia profesional.

Career First hadir sebagai panduan untuk pendaki karir pertama maupun yang telah bertahun-tahun menjajaki dunia kerja. Ditulis berdasarkan pengalaman dan kita dari peraih Young Women Future Business Leader, Maya Arvini, buku ini akan membantu kamu melalui berbagai tantangan dalam dunia profesional untuk melesatkan karir.

Berbagai hal yang akan kita temui dalam proses perjalanan karier, dibahas secara lengkap dalam buku ini, seperti bagaimana memiliki mentor, berkompetisi di lingkungan kerja, membangun aliansi, menyikapi kegagalan, hingga mengupas tentang office politik.

So, prepare yourself first, and get ready for succes in your career!


Review :

Career First merupakan buku yang ditulis oleh Maya Arvini dan bercerita mengenai perjalanannya mencapai kesuksesan karir  yang didapatkan sekarang. Peraih penghargaaan Young Women Future Business Leader (di usia 28 tahun!) ini menguraikan kisahnya yang bahkan sudah direncakannya dari masa-masa sekolah.

Maya Arvini merupakan anak bungsu dari tiga bersaudara dengan kedua orangtua yang berprofesi sebagai guru. Melihat kedua orangtuanya yang membanting tulang untuk menghidupi keluarga mereka membuat Maya memutuskan untuk membangun masa depan yang lebih berkualitas, lebih berkecukupan dan lebih bermakna. Ia kemudian mulai menyusun rencana dan menentukan target-target yang harus bisa dipenuhinya untuk mencapai cita-cita tersebut.

Tetapi bukan berarti semua yang direncanakan oleh Maya berhasil begitu saja. Ada kegagalan-kegagalan yang dialaminya. Tetapi bukan berarti ia berkubang dalam kegagalan tersebut. Ia berhasil bangkit dari kegagalan tersebut sehingga akhirnya malah bisa meraih 2 gelar sarjana dalam waktu yang berdekatan dengan predikat cum laude.

Saat saya membaca buku ini, keponakan kakak ipar saya sedang mengikuti ujian masuk perguruan tinggi (saya tidak hapal nama ujian masuknya, SMbla..bla..bla...), dan saya pikir buku ini sangat cocok untuk dibaca olehnya. Karena dibuku ini Maya telah merencakan jalan yang ditempuhnya sejak dari SMA. Mulai dari mengikuti kegiatan-kegiatan yang dapat menambah ilmunya dan mengasah kemampuan leadership-nya hingga menentukan dengan hati-hati jurusan yang akan dipilihnya.

Bagian yang paling menarik bagi saya dibuku ini adalah mengenai politik kantor. Walaupun saya tidak bekerja di perusahaan internasional seperti Maya, tetapi politik kantornya tetap sama brutalnya dengan perusahaan-perusahaan besar lainnya. Saya sudah melihat seorang areal manajer yang dilengserkan secara tiba-tiba karena ketidakcocokan dengan tangan kanan manajer pusat. Atau dalam skala kecil persaingan para staf saat tahu ada posisi supervisor yang akan kosong. Yang awalnya berteman baik mulai sikut-sikutan dan saling menyindir secara tidak mengenakkan.
“Pada umumnya, orang yang mengandalkan office politic untuk melejitkan karir adalah orang-orang malas, atau enggan bekerja keras, lalu menciptakan jalan pintas untuk mendapatkan keuntungan.”
 Disini Maya memberikan contoh-contoh  yang menarik dari politik kantor tersebut. Ada satu hal yang paling berkesan bagi saya, yaitu bagian “Do the right things” Vs “Do the things right”.

Kenapa berkesan?

Karena di salah satu wawancara kerja yang pernah saya jalani, saya diberikan gambaran kasus seperti yang tertulis dalam buku dan ditanyakan apa tindakan yang harus saya lakukan. Yah, saya tidak menjawab seperti yang dijelaskan Maya di buku. Jadi mungkin itu alasannya kenapa saya akhirnya gagal kerja disana. Hehehehehe...

Monday, June 23, 2014

Update New Author Reading Challenge 2014



Tidak terasa sudah hampir satu tahun challenge ini berlangsung. Dari 5 RC yang saya ikuti tahun 2014 ini, hanya Goodreads RC dan New Author RC ini yang bertahan saya jalani. Sempat juga mengalami bulan-bulan kering alias jarang membaca karena ada beberapa kesibukan dan timbulnya kebosanan untuk membaca.

Sampai pertengahan tahun target RC ini bahkan tidak sampai setengah tercapai oleh saya :(
Tetapi untunglah akhirnya tercapai juga target level Maniac yang saya pilih. Senang akhirnya ada juga RC yang berhasil saya lalui :)

Terimakasih banyak untuk Ren yang sudah mengadakan New Author Reading Challenge ini.Semoga tahun depan RC ini tetap ada dan semakin keren :)



Update November - Desember 2014

37. Daisies in The Canyon by Carolyn Brown (Des)
38. A Gentleman in the Street by Alisha Rai (Des)
39. A Love of Vengeance by Nancy Haviland (Des)
40. The Kindnaped Christmas Bride by Jane Porter (Des)
41. Ender's Game by Orson Scott Card (Des)
42. The D.U.F.F : The Designated Ugly Fat Friend by Kodi Keplinger (Des)
43. In The Moment by Olivia Jake (Des)
44. Selling Scarlet by Ella James (Des)
45. Premiere : The Love Story by Tracy Ewens (Des)
46. Sweet Home by Adeliany Azfar (Nov)
47. Suami Yang Ku Benci by E-Man Sufi (Nov)
48. One Song Away by Molli Moran (Nov)
49. Bambina by Angie Wiyaniputri
50. Grandmaster by David Klass
51. The Awakening by Michael Carroll
52. Krabat by Otfried Preussler




Update September - Oktober 2014

24. Confession Of The World Oldest Shotgun Bride by Gail Hart
25. The Little Lady Agency by Hester Browne
26. Served Cold by Marie Harte
27. I Owe You Love by Sarah Dezaky
28. The Sweet Hostage by Nesti Mindha R.
29. More To Give by Terry Osburn
30. A Cowgirls's Christmas by C.J.Carmichael
31. The Paper Magician by Charlie N. Homberg
32. Night Fever by Jessica Hawkins
33. He Belongs With Me by Sarah Darlington
34. A Very Married Christmas by Erika Marks
35. What If He's The One by Kathy Jay
36. When Joss Met Matt by Ellie Cahill



Update Juli - Agustus 2014

18. Alibi Junior High by Greg Logsted
19. Full Measure by Rebecca Yarros
20. Me Before You by Jojo Moyes
21. The Duchess Hunt by Elizabeth Beacon
22. Dear Prudence by Dannie Faizal
23. Al Dente by Helvira Hasan


-----------------------------------------------------------------------------------------------------------

Halooo...

setelah hampir 6 bulan akhirnya saya bikin update new author reading callenge yang diadakan oleh Ren di renslittlecorner.

ternyata update buku saya tidak terlalu banyak. mesti segera dikejar nih :)

Januari-May 2014



3. Magic Bites by Ilona Andrews.
4. The Last 2% by Kim rang

Juni 2014:

Wednesday, June 11, 2014

Her Secret Cowboy by Marin Thomas





Judul                     : Her Secret Cowboy
Pengarang           : Marin Thomas
Penerbit               : Harlequin
Tahun                   : 2014
ISBN                     : 9780373755073
Halaman              : 224
Source                  : Netgalley
Rating                  : 3 of 5 stars


Sinopsis :

Years ago, Will Cash wasn't interested in being a dad. So Marsha Bugler left town to raise her baby alone. But when her father's health begins to fail, she realizes she needs to return to Arizona and introduce Will to his boy. Marsha is nervous to face Will not only because she lied, but because she's never stopped thinking about her cowboy crush.
Will is shocked to discover he has a son. And he can hardly believe the changes in Marsha. She's strong, sexy and a Ph.D. while Will's still a part-time cowboy living in a bunkhouse with his brothers. What does he have to offer her and his teenage son? Will has a lot to prove if he's going to get what he wants; the family he never knew he had.


Review :

Willie Cash tidak percaya saat ia mendapatkan surat dari Marsha Bugler. Di surat tersebut Marsha menyatakan bahwa mereka berdua memiliki seorang anak lelaki, hasil dari hubungan semalam saat pesta kelulusan SMA mereka.

Belum sempat ia mencerna berita tersebut, kabar bahwa Marsha dan Ryan, anaknya akan menghabiskan liburan musim panas di kota kecil mereka datang menghantam. Apalagi ketika ia mengetahui adiknya, Buck, tahu kalau Marsha melahirkan anaknya.

Marsha sendiri juga tidak kalah cemas. Ia telah menyembunyikan kelahiran anaknya dengan sengaja, karena sewaktu mengabarkan kehamilannya kepada Will, Will malah meminta ia menyingkirkan janin tersebut. Tapi karena kondisi ayahnya, pendeta di kota tersebut, sedang sekarat karena kanker mau tidak mau ia harus memberitahu Will karena pasti mereka akan bertemu.

Will sangat tidak siap untuk bertemu kembali dengan Marsha. Ia tahu kesalahannya yang meminta Marsha menyingkirkan bayinya. Tetapi sebagai remaja yang baru lulus high school dan berasal dari keluarga berantakan dan paling menimbulkan gosip itu kota itu, ia tidak bisa melihat dirinya bertanggung jawab atas seorang gadis dan anaknya.

Tapi sekarang Will sudah berubah dan begitu juga Marsha. Cantik dan seksi dan juga menyandang gelar PhD. Belum lagi anaknya yang kutu buku dan sangat pintar dengan IQ 144.

Will sendiri hanya lulus High School dengan susah payah karena menderita dyslexia. Selain itu ia juga hanya pekerja konstraksi yang sekali-sekali ikut perlombaan koboy dan masih tinggal di rumah keluarganya.

Harlequin yang satu ini cukup berbeda menurut saya. Oh, tema secret child emang udah menjamur tapi biasanya diikuti dengan tokoh ayah yang kaya luar biasa sehingga bisa mengancam sang ibu agar mau menikah dengannya atau kehilangan sang anak.

Di buku ini Will hanyalah seorang laki-laki biasa dengan kondisi keuangan yang biasa juga. Yang tidak tahu bagaimana cara mendekati anaknya yang tertutup, lebih suka membaca daripada beraktivitas di luar ruangan dan membenci pertandingan koboy. Bagaimana ia bisa mendapatkan hati anaknya kalau mereka sama sekali tidak mempunyai persamaan.

Dan juga ketika ia kembali jatuh cinta kepada Marsha, Will harus berhadapan dengan ayah Marsha yang percaya bahwa anaknya bisa mendapatkan laki-laki yang jauh lebih baik dan berpendidikan daripada Will. Apalagi ketika Marsha juga memiliki ‘sedikit’ pemikiran yang sama dengan ayahnya.

Cerita menjadi lebih baik saat Marsha berjuang membela Will di hadapan ayahnya.

Tidak ada keglamoran kehidupan kelas atas di buku ini seperti Harlequin biasanya. Malah tokoh-tokoh di buku ini terasa down to earth. Will yang bersusah payah meraih perhatian dan kepercayaan anaknya terasa sangat menyentuh.
 

Wednesday, May 21, 2014

Fantasy by Novellina A.


Judul                     : Fantasy
Pengarang           : Novellina A.
Penerbit               : PT. Gramedia Pustaka Utama
Tahun                   : 2014
ISBN                     : 978-602-03-0355-0
Halaman              : 312
Rating                  : 4 of 5 stars

Sinopsis :
Butuh tujuh tahun bagi Davina untuk memberanikan diri menginjak Tokyo, mengejar kembali apa yang telah hancur saat ia membiarkan Awang pergi mengejar impian. Perjalanan ini bukan semata untuk memenangkan kembali cintanya, namun ia membawa benih mimpi sahabatnya, Armitha: mimpi untuk berada satu panggung kompetisi piano bersama Awang untuk membuktikan siapa yang terhebat di antara keduanya.

Fantasy berarti mimpi, imajinasi. Hingga sejauh apa Davina, Armitha, dan Awang melalui jalan mimpi yang tak pernah mudah? Inilah saatnya cinta, persahabatan, kesetiaan, dan kepercayaan teruji. Dari Surabaya, Tokyo, Singapura, Paris, Berlin, hingga Wina, mereka berlari menyambut mimpi, mencoba membuktikan bahwa mimpi tidak terlalu jauh untuk digapai selama mereka selalu melangkah untuk meraihnya.


Review

Davina dan Armitha sudah bersahabat sejak masuk SMA. Yang satu adalah gadis cantik pendiam, kutu buku dan memegang peringkat pelajar terbaik di sekolah. Yang satu lagi lebih terbuka, emosional dan terang-terangan, selalu mengatakan apa yang dirasakannya.

Kemudian Awang datang. Dengan terang-terangan Awang meminta Davina mengenalkannya kepada Armitha, karena ia naksir dengan cewek yang angkuh dan judes itu. Tetapi karena sering bercerita kepada Davina itulah, Awang pun menyadari kalau ia jatuh cinta kepada Davina.