Saturday, February 18, 2012

A Waltz At Midnight by Crista McHugh



Judul          :  A Waltz at Midnight

Pengarang  :  Crista McHugh

Penerbit     :  Carina Press

Pub Date   :  27 Februari 2012

ISBN         :  9781426893322

Genre        :  History, Fiction, Romance

Harga        :  $2.99 USD






My rating: 4 of 5 stars



I loooooove the cover.

Ini buku ke-2 yang saya dapatkan dari Netgalley


Cerita yang lumayan manis. Khas Cinderella. Bersetting di New York setelah perang saudara di Amerika. Susannah dan Hank, kakaknya, yang telah kehilangan keluarga dan rumah dalam perang pindah ke New York untuk tinggal bersama bibinya yang dijadikan boarding house atau rumah kos-kosan. Yang tinggal disana adalah para nona-nona kaya yang sedang menjalani pendidikan di Vassar.

Di rumah ini Susannah harus menjalani peran sebagai pembantu, berbeda 180 derajat dari kehidupan yang sebelumnya sebagai gadis kaya dari Selatan yang dibesarkan di perkebunan. Salah satu penghuni boarding house adalah Charlotte yang orangtuanya berniat menjodohkan dengan Theodore karena ingin menyatukan bisnis keluarga mereka.

Charlotte kemudian meminta Susanna menulis surat penolakan atas namanya kepada Ted. Bukannya tertolak, Ted malah semakin penasaran ingin mengenal ‘Charlotte’. Mereka kemudian saling berkirim surat. Dalam surat-surat itulah mereka saling mengenal satu sama lain, mengenai impian dan ketakutan terdalam di hati mereka.

Sayang sekali cerita ini  hanya berupa short story. Seandainya si penulis membuat cerita ini lebih panjang dengan konflik yang lebih komplit, pasti buku ini bisa lebih jauh memikat pembacanya. Tapi karena ini hanyalah short story makanya hanya cukup puas dengan surat-surat yang enak dibaca dan konflik yang hangat-hangat kuku...



Friday, February 17, 2012

Rumah Pantai (The Beach House) by James Patterson & Peter De Jonge

The Beach House (Rumah Pantai)


My rating: 4 of 5 stars



Wuiihhh... sekali lagi saya nyatakan kalau saya adalah penggemar berat James Patterson. Buku-bukunya tidak pernah gagal membuat saya terpaku dan tidak melepaskan pandangan dari kalimat-kalimat yang terpampang.

Jack Mullen, mahasiswa hukum tahun kedua, pulang berakhir pekan kerumah orangtuanya dan disambut dengan berita kematian adiknya Peter. Polisi menyatakan kematian Peter adalah karena tenggelam dilaut, sedangkan tubuh Peter dipenuhi memar-memar bekas pukulan dan banyak tulang retak.


Tidak puas dengan pernyataan polisi, Jack dan teman-temannya berniat menyelidiki kematian adiknya. Niat mereka ini kemudian berhadapan dengan ancaman-ancaman kematian yang ditujukan kepada setiap orang yang terlibat penyelidikan ini. Tapi Jack yang gigih walaupun pengadilan sudah menyatakan kematian Peter adalah karena tenggelam terus menggali kasus adiknya tersebut.

Dalam penyelidikannya ini Jack harus berhadapan dengan keluarga Neubauer, miliarder kaya pemilik rumah pantai tempat lokasi kematian Peter. Selain itu ia juga menemukan banyak hal yang disembunyikan Peter darinya. Dan pada akhirnya, ketika penyelidikan terungkap, Peter hanyalah salah satu pion dari permainan orang-orang kaya yang mampu membeli hukum dengan uang mereka...


Rasanya campur aduk saat membaca buku ini. Apalagi membaca ketidakpedulian polisi yang telah disuap dan juga ancaman terang-terangan yang sangat menggambarkan kedudukan si kaya yang tahu bahwa dirinya tidak bisa disentuh oleh hukum.

Adegan peradilan ala keluarga Mullen juga bikin deg-degan. walaupun akhirnya bukti nyata keterlibatan si pelaku dalam pembunuhan Peter tidak terlalu kuat, tapi keadilan yang didapatkan Jack cukup memuaskan.

yang bikin saya ga jadi ngasih bintang 5 coz ada beberapa hal yang ga jelas. contohnya, apa  yang menyebabkan Peter terjebak didunia hitam sejak umur 14 tahun, dijebak atau dipaksa? bagaimana dengan Dana, apakah juga seperti itu? Apa alasan Sammy mau bekerjasama dengan Campion?

walaupun ada beberapa pertanyaan ini, tetap tidak mengurangi ketegangan membaca buku ini :)

Thursday, February 16, 2012

Blind Date by AliaZalea




My rating: 2,5 *



Sebenarnya setelah membaca 3/4 buku berniat ngasih 3* (naik 1* dari crash into you), tapi setelah kebodohan yang dilakukan si cewek jadinya turun 1/2*...

Bercerita mengenai Titania yang baru saja memergoki pacarnya selama 3 tahun selingkuh dengan asistennya. Karena capek nyari pacar sendiri, Titania memutuskan bergabung dengan biro jodoh. Setelah beberapa kali dipertemukan dengan cowok2 yang ternyata ga sesuai seleranya. Ia kemudian dipertemukan dengan Reilly, cowok bermata biru dengan fisik luar biasa, yang sebenarnya telah beberapa kali bertemu dengan Titania secara tidak sengaja (tepatnya 5 kali).
 
Dalam pertemuan2 yang tidak disengaja itu sebenarnya Titania udah naksir, tapi karena malu bertanya masing2 jadinya tidak pernah kontak setelah pertemuan2 tidak sengaja mereka itu.
 
Untuk memperpendek cerita, akhirnya Titania dilamar oleh Reilly. bukannya melonjak kesenangan Titania malah minta waktu untuk berpikir. MySpace

Nah, disini terjadi peristiwa yang menyebabkan turun 1/2*. Entah untuk alasan bodoh apa, Titania berpikir dia harus memberitahu langsung kepada Brandon (si mantan pacar tukang selingkuh) mengenai pertunangannya. Katanya sih buat menyangkal perkataan Brandon yang pernah bilang ga ada lelaki lain yang bakal mau sama Titania.
 
Yang lebih bodohnya lagi, ni cewek malah minta ketemu langsung ama si Brandon. rupanya pemberitahuan lewat telpon atau sms ga cukup buat Titania. Padahal kalo menurut gw sih, cukup kirim undangan aja buat menohok si Brandon!
 
Terus si Brandon yang marah ngomong macam-macam ke Titania yang membuat si cewek meragukan keabsahan perasaan Reilly kepadanya. akhirnya Titania mutusin buat tidak menerima lamaran Reilly.MySpace

Padahal sebelum2nya ni cewek udah bilang dia ga punya perasaan lagi ama si Brandon. tapi kok kata2 si Brandon masih jadi acuan buat dia ya? Aneh...!


Jujur saja, buku ini sebenarnya ditulis lebih baik daripada Crash Into You. Konflik juga terasa lebih kuat. adegan2 antara si cewek dan cowok tokoh utama juga lebih banyak. sehingga kita bisa merasakan koneksi diantara keduanya. Tidak seperti Crash Into You yang hubungan antara kedua tokoh utama terasa seperti tempelan saja.



Saturday, February 11, 2012

The Hunger Games by Suzanne Collins



My Rating : 4 of 5 stars 

Pheewww... akhirnya selesai juga baca seri ini. Sudah lama saya baca review teman2 di goodread mengenai seri ini, tapi baru beberapa waktu yang lalu keinginan untuk membacanya muncul.
 Katniss Everdeen telah menjadi tulang punggung keluarganya sejak kematian ayahnya pada saat ia berumur 7 tahun. Berdua dengan Gale, sahabatnya, mereka berburu dihutan yang sebenarnya merupakan pelanggaran karena milik pemerintah Panem, negara tempat mereka tinggal.
Panem awalnya terdiri dari 13 distrik, tetapi karena pemberontakan yang terjadi sekitar 72 tahun yang lalu distrik 13 dihancurkan oleh pemerintah sebagai peringatan bagi distrik2 lainnya. Katniss tinggal di distrik 12 dimana pekerjaan utama penduduknya adalah menambang. Hasil tambang kemudian dikirim ke Capitol, ibukota negara. Kehidupan di distrik-distrik tersebut kebanyakan ditimpa kemiskinan karena peraturan pemerintah yang sangat keras.
Sebagai peringatan atas pemberontak ini pemerintah kemudian mengadakan Hunger Games dimana para pesertanya diambil 1 laki-laki dan 1 perempuan (12-18 tahun) dari setiap distrik. Tujuan utama diadakannya permainan ini adalah untuk menyatakan bahwa kehidupan masyarakat Panem ada dibawah kendali pemerintahan.
Katniss yang berumur 16 tahun telah 4 kali lolos dari terpilih sebagai peserta hunger games. Dan tahun ini iapun berharap keberuntungan menyertainya. Keinginannya terkabul karena yang terpilih sebagai peserta hunger game dari distrik 12 tahun ini adalah adiknya Primrose.
Satu-satunya orang yang paling dicintai Katniss dimuka bumi ini adalah  Prim. Untuk melindungi adiknya Katniss kemudian menggantikan Prim sebagai peserta. Peserta pria dari distrik 12 adalah Peeta Mellark, putra pemilik toko roti di distrik mereka.
Berdua mereka kemudian menuju Capitol ditemani oleh Haymitch, pemenang hunger game dari distrik 12, yang akan menjadi mentor mereka selama permainan berlangsung.
Aturan hunger game hanya satu. Pemenang adalah peserta terakhir yang masih hidup. Hal ini menjadi dilema bagi Katniss karena untuk bisa bertahan hidup ia harus membunuh peserta lain termasuk Peeta, yang sudah naksir Katniss sejak berumur 5 tahun.

Jujur saja, sewaktu mulai membaca buku ini saya tidak menyangka bisa terpikat seperti ini. Tidak bisa berhenti membacanya bahkan bela-belain baca sampe tengah malam. Dan juga tidak heran kalo ternyata banyak yang suka Peeta. Baik banget gitu loh!
Terus juga membaca kontrasnya kehidupan di distrik 12 dengan Capitol bikin hati miris. Jadi ingat pemberitaan kemaren ini tentang anak-anak yang pergi sekolah sambil meniti jembatan runtuh sementara DPR menganggarkan milyaran buat renovasi wc mereka... apa setting cerita Suzanne Collins terinspirasi dari Indonesia ya??? Hmmm...
Masuk ke hunger games ada banyak kejadian yang bikin sedih dan juga jengkel. Juga intensnya perjuangan tiap peserta yang pilihannya hanya menjadi pemburu atau yang diburu. Hidup atau mati.
Yang paling bikin sedih tentu saja saat Rue mati. Yang paling bikin jengkel? Waktu Katniss ninggalin Peeta saat dikejar mutt serigala. Huh! Peeta emang ga pernah jadi prioritas utama Katniss walaupun Peeta udah banyak berkorban agar Katniss ga celaka.
Tetapi saya malah senang saat terakhir Katniss tidak dibikin jadian ama Peeta. Coz emang rasa suka Katniss pada Peeta belum jelas. Apalagi ada Gale yang ga jauh dari ingatan Katniss.
Secara keseluruhan buku ini melepaskan dahaga saya akan buku-buku adventure yang menarik.

Collide by Megan hart

Collide 


My rating: 3 of 5 stars



Emmaline atau biasa dipanggil Emm sewaktu kecil pernah mengalami kecelakaan di taman bermain sehingga kepalanya retak dan koma selama seminggu. Saat sadar ia sama sekali tidak mengalami kelainan pada fungsi tubuhnya, tetap normal seperti biasa walaupun ia kemudian sering mengalami tidak sadarkan diri. Bisa selama beberapa detik atau bahkan beberapa jam.

Pada umur 32 tahun, selama 2 tahun terakhir ia sama sekali tidak mendapatkan serangan sama sekali sehingga ia bisa keluar dari rumah orangtuanya dan menjalani hidupnya sendiri. Ia kemudian berteman dengan Jen dan hampir setiap hari mereka bertemu di Mocha, kedai kopi dekat rumah mereka. Disana Emm bertemu dengan Johny, mantan aktor dan sekarang adalah pemilik galery, yang digila-gilai oleh Jen. Jen hampir memiliki semua film Johny yang rata2 memperlihatkan “keindahan” tubuh Johny.

Sejak pertemuan itu Emm juga terobsesi dengan Johny. Ia bahkan kembali mengalami black out dan pada saat tidak sadarkan diri itu ia berfantasi sedang bersama dengan Johny yang masih muda (sekitar 30 tahun yang lalu). Kejadian ini sering kali terulang dimana kemudian Emm tidak bisa lagi membedakan apakah yang diimpikannya selama black out itu adalah fantasi atau kenyataan.

Sedangkan pada kenyataannya Johny selalu menghindari Emm. Tapi pada akhirnya iapun tidak bisa menolak kata hatinya sehingga merekapun berpacaran. Walaupun berbahagia, Emm tetap mengalami black out dimana ia bertemu dengan johny yang masih muda. Hal ini membuatnya bingung karena ia ingin memfokuskan diri pada hubungannya dengan Johny yang ada dimasa sekarang.

Setelah setengah baca buku ini jadi mikir, kok mirip-mirip time traveler’s wife ya? Setidaknya versi picisannya....

Ternyata emang ada adegan dalam buku ini yang persis banget ama di TTW dan juga secara tidak langsung diakui oleh si pengarang. Tapi lumayan jugalah.. walaupun waktu tau umur si pak gaek sempat pengen brenti baca. Untung aja kebanyakan cerita lebih banyak antara Emm dengan Johny muda sehingga tidak bikin ilfil. Sangat membantu sewaktu membaca dibayangkan Pierce Brosnan sebagai Johny masa sekarang. Hihihihihi....


Adegan-adegan yang bikin “merinding” :

Grampa!” Charlie appeared in the hall, waving a Wii remote. “This one doesn’t work. It needs new batteries.” ^gedubrak!!!^


Dan juga ...


“I can’t believe you.” Mom hitched forward in her chair, voice lowered like we were talking about something filthy. “He’s got to be as old as your dad, at least!”

“He’s not,” I insisted. “Dad’s fifty-nine. Johnny’s only fifty-seven.” MySpace




Tuesday, February 7, 2012

Sang Konsulen Spanyol (The Spanish Consultant) by Sarah Morgan




My Rating : 3 of 5 stars


Sinopsis :

 Katy Westerling sangat terkejut ketika bertemu kembali dengan Jago Rodriguez, cinta pertama sekaligus alasannya menghindari cinta seperti menghindari wabah penyakit. Jago meninggalkan katy sebelas tahun yang lalu tanpa sepatah katapun, menghancurkan hati katy dan memorakporandakan dunianya.
Kini, ketika Kati sudah bisa menata kembali hidupnya, ia harus bekerja sebagai bawahan Jago dibagian UGD. Katy pun berjuang keras untuk tidak memedulikan pria itu dan masa lalu mereka.namun kenapa Jago seolah menyalahkan Katy atas perpisahan mereka? Bukankah Jago yang memutuskan hubungannya dengan katy sebelas tahun yang lalu?

Sudah cukup lama saya tidak membaca harlequin apalagi yang terjemahan. Jadi saat ke gramedia dan ternyata lagi ada obral buku langsung aja tangan menyambar buku2-buku yang ada dihadapan.
Akhirnya terbeli 3 harlequin seri medical romance, 1 novel jacqueline wilson, 1 novel Christopher Buckley (I love this author!), 1 novel istana khayalan dan 2 buku resep. Total belanja 75ribu!
Setelah membayar saya langsung terbang pulang. Bukan karena semangat ingin membaca, tapi takut lama-lama disana. Ntar dompet bisa bolong. Hehehehe...
Salah satu yang saya beli adalah buku ini. Pikiran pertama saat saya membaca sinopsisnya : apa ga ada nama lain lagi?
Dalam bahasa Minang Jago bisa berarti Bangun. Jadi tiap baca nama Jago dibuku ini otak saya langsung terjemahkan ke Bangun! Bangun! Hahahahaha...
Ceritanya sih biasa saja, khas harlequinlah... cewek dan cowok pernah pacaran, ditentang sama orangtua, terus ada kesalahpahaman, si cowok pergi tiba-tiba dan akhirnya ketemu lagi. Kesalahpahaman terungkap, terus giliran si cewek yang salah paham karena si cowok ga ada ngucapin cinta, dst...dst...
Tapi buat orang yang beberapa bulan terakhir ini lebih banyak membaca novel-novel YA dan paranormal, tetap aja membaca buku ini melepas kerinduan saya kepada harlequin. Bagaimana tidak, harlequin inilah yang pertamakali membawa saya ke jalur roman. Saya mengoleksi hampir 75% dari harlequin yang diterbitkan GPU dari tahun 1997 – 1999. Dari 2000 – 2004 saya lebih suka menyewa daripada membeli karena terjemahan yang kacau. Lepas dari tahun tersebut saya sudah terlanjur jatuh cinta dengan historical romance.
Secara keseluruhan buku ini lumayan buat dibaca, cepat menghilangkan stress dan buat penyuka bacaan ringan harlequin adalah jawabannya ;)

Love At First Click by Elizabeth Chandler

 

My Rating : 3 of 5 stars

Bercerita mengenai Hayley yang memikul tanggung jawab sebagai fotografer sekolah dan harus meliput kegiatan2 yang berlangsung dilingkungan sekolahnya. Salah satunya adalah latihan dan pertandingan tim football. Tim football mereka merupakan salah satu yang terbaik didaerah tersebut.
Flynn merupakan salah satu andalan tim football dengan masa depan cerah. Selama ini Hayley tertarik kepada Flynn tapi tidak pernah diperhatikan. Dan Hayley pun lebih memilih memendam perasaannya dibalik jepretan kameranya.
Keadaan ini berubah ketika Flynn kemudian berkencan dengan Breeze, kakak Hayley. Berbeda dengan Hayley, Breeze termasuk sebagai gadis populer dengan deretan mantan pacar. Karena tidak lagi memiliki ibu dan ayah mereka lebih banyak fokus dalam pekerjaan, hubungan kedua bersaudara ini termasuk dekat. Dan breeze baru saja putus dengan Jared, kapten tim football.
Karena sering datang untuk mengunjungi Breeze, Flynn mulai memperhatikan Hayley, gadis yang wajahnya selalu tertutup kamera itu. Sementara itu Jared pun mulai menunjukkan ketertarikan kepada Hayley.

Pendapat saya : tema menarik, jalan cerita bagus dan lancar, tokoh2nya juga memikat. Sayangnya hanya satu. Ceritanya terlalu pendek. Buku ini terasa bagi saya seperti cerpen yang kepanjangan. Apa yang seperti ini yang disebut novella ya?

Seandainya jalan cerita sedikit lebih panjang, konflik sedikit lebih dalam terus juga percakapan antara Hayley dan Flynn juga lebih sering, buku ini bakal menjadi salah satu buku yang paling saya sukai.  padahal banyak sekali kesempatan dimana Hayley dan Flynn bisa mengenal lebih jauh.
But still, ini bacaan yang menarik :)